Semangat Nasionalisme dalam Batik “Djawa Baroe”

Setelah berakhirnya masa kolonialisme Jepang di Indonesia, semangat nasionalisme yang tinggi berkembang dalam setiap aspek kehidupan. Bagi pembatik-pembatik Pekalongan di masa itu, dikenal satu aliran baru yang disebut batik “Djawa Baroe”.

Batik Djawa Baroe masih mengadaptasi pola batik Hokokai tetapi dengan perbedaan yang mencolok, yaitu penggunaan ragam hias latar belakang (isen-isen) yang lebih sedikit dibandingkan dengan batik Hokokai yang padat. Meskipun masih menggunakan ragam hias bunga dan kupu-kupu, tapi berkurangnya ragam hias isen-isen yang digunakan membuat batik ini terkesan lebih ringan jika dibandingkan batik Hokokai.

Salam, Kepulauan Batik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s