Batik-Batik “Sido” Kekasih Keraton #2

Batik-batik sido yang berasal dari keraton Surakarta memiliki bentuk dasar geometris dengan ornamen utama utama kupu-kupu, burung, gurdo, tahta, tanaman, dan meru sebagai perlambang permohonan yang terus-menerus untuk kehidupan yang bahagia, mulia, luhur dan penuh kasih sayang.

(2) Motif Batik Sidoluhur (Luhur = luhur, kedudukan yang tinggi, panutan)

Batik Sidoluhur ini dikenakan dengan harapan agar dapat mencapai keluhuran hidup, baik dari segi materi maupun non materi. Keluhuran materi dicapai dengan terpenuhinya kebutuhan jasmani berkat kerja keras sesuai dengan pekerjaan dan jabatannya. Sedangkan keluhuran non materi dicapai dengan budi pekerti yang tinggi.

Motif Sidoluhur ini juga kerap dikenakan oleh penganten wanita, terutama pada malam pengantin sebagai harapan agar diberi keluhuran hidup di masa mendatang.

Pada dasarnya motif dan pola yang digunakan pada batik motif Sidoluhur ini sama dengan motif Sidomulyo – perbedaan adalah pada warna latar belakang yang digunakan, yaitu hitam.

PhotoGrid_1454332806378

(3) Motif Batik Sidomukti (Mukti = bahagia, sejahtera)

Motif Sidomukti melambangkan harapan untuk meraih masa depan yang baik, penuh kebahagiaan, dan hidup sejahtera. Motif ini biasa digunakan oleh pengantin pria dan wanita pada racara siraman, kerikan, atau ijab qabul sebagai pengharapan agar kedua mempelai diberi kebahagiaan hidup yang kekal.

Motif Sidomukti ini dikembangkan oleh Paku Buwono IV dari motif Sidomulyo. Latar belakang Sidomulyo yang berwarna putih diganti dengan isen-isen (motif isian pada latar belakang), seperti isen-isen ukel (lingkaran kecil mengeriting), cecekan (titik-titik kecil rapat atau renggang), atau sawut (berupa garis-garis lembut yang berjajar rapat).

(4) Motif Batik Sidoasih (Asih = kasih sayang)

Motif batik Sidoasih ini sering dipakai oleh pengantin pria dan wanita pada acara pernikahan sebagai harapan agar kehidupan rumah tangga kedua pengantin selalu dijalani dengan kasih sayang, sehingga mereka selalu merasa bahagia dalam suka dan duka.

Motif Sidoasih dapat dikenali dengan ornamen yang sama dengan motif-motif sido yang lainnya, tapi jika dilihat pada latar belakangnya merupakan gabungan antara motif Sidomulyo dan Sidomukti yang disusun berselang-seling.

Salam, Kepulauan Batik

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s