“Wirasat” sebagai Simbol Firasat dari Tuhan

Motif-motif batik yang diciptakan berabad-abad lalu bukan merupakan motif yang statis – tetapi selalu berkembang dan menjadi inspirasi untuk desain motif-motif batik selanjutnya.

Seperti halnya batik dengan motif Wirasat ini, yang merupakan pengembangan dari batik-batik “sido”. Motif ini menggunakan susuan pola geometris yang diisi dengan motif Sidomulyo dan Sidomukti, ditambah dengan 1 motif yang juga harus ada, yaitu motif truntum sebagai salah satu ornamen utama isian pola geometrisnya.

wirasat2

Wirasat, atau firasat, adalah petunjuk dari Tuhan, sebagai simbol bahwa dalam setiap kesulitan hidup yang kita alami, percayalah bahwa akan ada petunjuk terang yang akan membimbing untuk meraih kebahagian.

Kalau batik-batik dengan motif “sida” dipakai oleh kedua pengantin dalam acara pernikahan mereka, maka batik dengan motif Wirasat ini adalah salah satu motif batik yang bisa dikenakan oleh orang tua pengantin.

Terutama dengan adanya motif truntum, menjadikan batik ini sebagai doa dari orang tua yang akan membimbing anak-anaknya untuk menjalani kehidupan perkawinan yang akan banyak cobaan dan tantangan. Orang tua berdoa agar anak-anaknya diberi kemuliaan, kebahagiaan, dan selalu mendapat petunjuk oleh Tuhan.

Salam, Kepulauan Batik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s