Batik “Kembang Kantil” Lambang Kasih Sayang Abadi

PhotoGrid_1455552554081Dalam budaya Jawa, kembang kantil (Cempaka Putih / Magnolia, Magnolia × alba (D.C.) Figlar & Noot.) sebagai lambang cinta kasih yang abadi. Dalam upacara pernikahan, kembagn kantil sering disematkan di telinga pengantin sebagai simbol agar kedua pasangan abadi selamanya.

Tetapi kembang kantil juga kerap dikaitkan dengan dunia mistis. Dalam dunia mistis ini dikenal adanya pelet kembang kantil yang digunakan untuk meningkatkan pesona diri agar mampu memikat lawan jenis.

Dalam khazanah batik Indonesia juga dikenal batik dengan motif “kembang kantil”. Batik dengan motif “kembang kantil” ini bentuknya berupa susunan kembang kanthil yang saling terhubung dengan ranting-ranting yang tidak terputus.

Batik motif kembang kanthil ini melambangkan “tali rasa” (tansah kumanthil-kanthil), yaitu kasih sayang yang mendalam yang tidak terputus.

Dalam perkembangan batik di Jepara, diceritakan bahwa motif batik kembang kantil ini diciptakan oleh R.A Kartini (ya benar, ibu Kartini tokoh emansipasi wanita Indonesia), yang menciptakan batik ini dengan menggabungkan 2 gaya batik – yaitu batik keraton Solo dan batik pesisiran Pekalongan.

Motif bunga merupakan motif yang biasa digunakan dalam batik-batik pesisiran Pekalongan, tapi kemudian kembang kantil ini diwarnai dengan warna sogan yang merupakan warna khas batik keraton Solo / Yogya.

Salam, Kepulauan Batik

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s