Tenun Mbojo, Bima

Kabupaten Bima yang terletak di ujung timur pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat adalah salah satu kerajaan dari banyak kerajaan yang pernah berdiri di wilayah nusantara. Dalam catatan sejarah yang dimiliki kesultanan Bima, yaitu Bo Sangaji Kai, Kerajaan Bima sudah berdiri sejak abad ke-14 M. Kala itu di Bima terdapat 5 kerajaan kecil yang disebut Ncuhi,…

Tenun Songket Lombok

 Lombok, pulau di sebelah timur pulau Bali, sering disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Bali – baik dari segi keindahan alam maupun seni budaya. Seperti halnya Bali yang kaya dengan kerajinan kain tenunnya, di Lombok kerajinan menenun juga menjadi bagian dari penduduk asli Lombok, yaitu suku Sasak. Pada dasarnya ada 2 jenis tenun yang berkembang di Lombok,…

Tenun Rangrang, Nusa Penida

 Kebudayaan masyarakat Bali yang lekat dengan upacara keagamaan memang tidak bisa dilepaskan dari seni budaya kain tenun yang merupakan salah satu unsur pelengkap yang dikenakan dalam setiap upacara agama. Berbagai jenis tenun berkembang di tiap daerah yang berbeda di Bali, baik berupa tenun ikat maupun tenun songket. Di pulau Nusa Penida, kabupaten Klungkung misalnya, dikenal…

Cintaku Pada Batik Tak Akan Pernah Pudar

Suatu saat seorang sahabat bertanya, “Bagaimana caranya  supaya batik tidak cepat pudar warna kalau sering dicuci?” Pertanyaan sederhana dengan jawaban sederhana: makanya punya batik jangan cuma 1-2 potong aja. Kalau punya batik hanya 1-2 potong, dan dipakai sekali seminggu tiap hari Jumat buat ke kantor, pastinya batik akan dicuci setiap minggu sehingga jadi cepat pudar.…

Batik “Kembang Kantil” Lambang Kasih Sayang Abadi

Dalam budaya Jawa, kembang kantil (Cempaka Putih / Magnolia, Magnolia × alba (D.C.) Figlar & Noot.) sebagai lambang cinta kasih yang abadi. Dalam upacara pernikahan, kembagn kantil sering disematkan di telinga pengantin sebagai simbol agar kedua pasangan abadi selamanya. Tetapi kembang kantil juga kerap dikaitkan dengan dunia mistis. Dalam dunia mistis ini dikenal adanya pelet…

“Ceplok”, Bukan Telor Ceplok

Waktu saya mendengar motif batik dari Solo dan Yogya yang diberi nama motif “ceplok”, yang langsung terlintas di benak saya adalah telur ceplok. Apalagi ketika saya lihat batiknya yang berupa susunan berbagai motif yang diatur seperti “diceplok-ceplokan” – seperti ketika membuat telur ceplok dengan memecahkan telur di atas penggorengan. Hampir benar, tapi kurang tepat. Ternyata…

Batik “Colet”

Pernah melihat batik-batik dalam tampilan warna-warna yang sangat beragam, hampir seperti pelangi yang memiliki semua spektrum warna, dan membuat berpikir: “Bikinnya berapa lama ini?” Bayangkan ketika sepotong kain yang sudah dicanting atau dicap dengan malam akan diberi warna, dicelup dalam cairan pewarna untuk satu warna saja, kemudian dijemur. Lalu proses cantingan harus diulang lagi untuk…

Doa Kesehatan dalam Sepotong Batik Tambal

Dalam hidup, banyak hal-hal yang terjadi pada diri kita yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Rencana tidak berjalan sesuai harapan. Karir tidak berjalan lancar. Keuangan tidak mencukup. Kisah cinta tidak berjalan mulus. Kesehatan tidak selalu hadir. Dalam hidup, banyak hal-hal yang harus selalu diperbaiki. Instropeksi terus-menerus atas kegagalan yang dialami dengan harapan agar keadaan…