Batik Encim [Desain Belanda] Khas Pekalongan

Pada masa pendudukan Belanda, wanita-wanita peranakan Tionghoa di Pekalongan mengenakan busana kebaya dalam kesehariannya. Kebaya yang merupakan busana wanita Jawa dipadankan dengan sarung batik dengan desain khas Pekalongan. Istilah “kebaya encim” dan “batik encim” muncul untuk menyebutkan busana sehari-hari wanita peranakan Tionghoa kala itu untuk menunjukkan jenis busana yang dipakai oleh “encim-encim”. “Encim” adalah kata…

Semangat Nasionalisme dalam Batik “Djawa Baroe”

Setelah berakhirnya masa kolonialisme Jepang di Indonesia, semangat nasionalisme yang tinggi berkembang dalam setiap aspek kehidupan. Bagi pembatik-pembatik Pekalongan di masa itu, dikenal satu aliran baru yang disebut batik “Djawa Baroe”. Batik Djawa Baroe masih mengadaptasi pola batik Hokokai tetapi dengan perbedaan yang mencolok, yaitu penggunaan ragam hias latar belakang (isen-isen) yang lebih sedikit dibandingkan…

Pengaruh Jepang dalam Batik “Jawa Hokokai”

Dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, kita mengenal organisasi “Jawa Hokokai” (Himpunan Kebaktian Rakjat Djawa), yaitu perkumpulan yang dibentuk oleh imperialis Jepang pada tanggal 1 Maret 1944, sebagai pengganti organisasi Putera. Jawa Hokokai meerupakan organisasi resmi pemerintah yang berada di bawah pengawasan pejabat Jepang. Berdirinya organisasi ini sebagai pelaksana pengerahan / mobilisasi barang yang berguna untuk kepentingan…